yang ada hanya tulisan tentang hari-hariku. Ada ceria, ada renungan, ada impian, dan.....ada cinta.

Mengatur belanja di bulan Ramadhan


Pulsagram, Bisnis Pulsa Elektronik
Cara paling mudah menjalankan bisnis pulsa elektronik. Menguntungkan dan dapat diandalkan.

Komisi Gratis, Program Bisnis Online Yang Serba Gratis
Program Bisnis Online yang 100% gratis. Tapi tetap saja memberikan keuntungan.

Kayak blognya ibu-ibu aja, pakai bikin postingan tentang belanja segala. Terpaksa ngeles dulu. Ini bagian dari improvisasi dalam ngeblog. Lagi pula tidak ada salahnya kan. Terus, ada lagi yang interupsi, apa ndak terlambat nih. Ini sudah hari ke berapa puasanya, koq baru ngomongin soal belanja di bulan Ramadhan. Tau ndak, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Wekekekeke… (tertawa ala mbah Darmo, temannya Mr. X)

Begini ceritanya, banyak diantara kita yang mengira bahwa pada saat bulan puasa, keperluan untuk berbelanja bahan makanan jadi berkurang. Alasannya tidak ada acara makan siang lagi di bulan Ramadhan ini. Padahal tidak seperti itu kenyataannya. Kalau mau menghitung, sebenarnya jumlah makanan yang dikonsumsi tetap sama seperti hari-hari biasanya. Hanya beda jadwal waktu makannya saja. Malah di bulan puasa ada kebiasaan untuk menambah jenis makanan yang ingin dihidangkan. Terutama pada saat buka puasa. Saya sendiri merasakan bahwa biaya belanja pada bulan puasa justru lebih banyak dibanding pada hari-hari yang lain. Yang dibeli lebih banyak sih.

Bukan hanya penambahan jumlah menu yang membuat anggaran belanja menjadi lebih banyak, tapi juga biasanya pada bulan puasa selalu ada kecenderungan kenaikkan harga bahan-bahan kebutuhan pokok. Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa pengeluaran pada bulan puasa bukannya berkurang, tapi malah bertambah. Lalu bagaimana cara mengantisipasinya agar kantong tidak jebol? Tenang atau don’t worry, kita bisa ikuti langkah-langkah seperti dibawah ini.

Penyajian menu untuk berbuka puasa sebaiknya tidak perlu berlebihan. Baik pada jenis dan jumlah hidangannya. Sesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, bagi sampeyan yang sudah berkeluarga. Atau sesuaikan dengan jumlah anggota gank kalau sampeyan jadi kepala gank. Hehehe… Jadi, hindari menyajikan beberapa menu sekaligus yang sebenarnya punya fungsi sama. Biasanya, meskipun sudah ada es cendol, eh…masih disediakan juga es dawet. Itu kan namanya pemborosan. Cukup salah satu saja. Jangan mentang-mentang lagi kehausan, lalu segala jenis minuman dingin kepingin dikonsumsi sekaligus.

Biasakan berbelanja berdasarkan catatan yang sudah dibuat di rumah. Biasanya, kalau sudah berada di pasar atau mall, kita suka jadi ngiler melihat produk dagangan yang berjajar rapi pada rak jualan. Barang yang semula direncanakan akan dibeli malah tidak terbeli. Yang tidak direncanakan malah diborong. Itu salah kaprah, mungkin malah bisa salah kamar. Wekekeke…

Untuk memecahkan masalah kenaikan harga bahan, mungkin bisa ditempuh dengan cara berbelanja di pasar tardisional. Kalau tempat tinggal sampeyan jauh dari pasar seperti itu, mungkin bisa ke super market yang menjual barang grosir. Biasanya kita akan mendapat harga yang relatif lebih murah dibanding harga barang di mall. Ini tentu saja lebih menghemat anggaran belanja. Iya kan.

Dan yang terkahir, ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Biasanya pada saat menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit), banyak diantara kita memilih untuk berjalan-jalan sore. Dan celakanya justru memilih pusat perbelanjaan sebagai tujuan acara jalan-jalan sore. Begitu melihat-lihat barang-barang yang ditawarkan, pasti jadi kepingin beli. Apa lagi kalau ada toko yang sedang memberi korting harga atau sedang menggelar obral. Wah…, jadi pemborong lagi deh.

Sebenarnya segala macam tips untuk menghemat anggaran belanja tidak akan pernah berguna kalau kita tidak mendisiplinkan diri. Harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebab justru itu yang menjadi kunci utama untuk mendapatkan solusi menghemat anggaran belanja.


Pulsagram, Bisnis Pulsa Elektronik
Cara paling mudah menjalankan bisnis pulsa elektronik. Menguntungkan dan dapat diandalkan.

Komisi Gratis, Program Bisnis Online Yang Serba Gratis
Program Bisnis Online yang 100% gratis. Tapi tetap saja memberikan keuntungan.

tulisan terbaru dengan kategori yang sama :


 

KLIK DISINI UNTUK KEMBALI KEATAS

yang ada hanya tulisan tentang hari-hariku. Ada ceria, ada renungan, ada impian, dan.....ada cinta.