yang ada hanya tulisan tentang hari-hariku. Ada ceria, ada renungan, ada impian, dan.....ada cinta.

Setelah hari itu


Pulsagram, Bisnis Pulsa Elektronik
Cara paling mudah menjalankan bisnis pulsa elektronik. Menguntungkan dan dapat diandalkan.

Komisi Gratis, Program Bisnis Online Yang Serba Gratis
Program Bisnis Online yang 100% gratis. Tapi tetap saja memberikan keuntungan.

Aku mulai rebahkan tubuhku diranjang untuk mulai tidur saat ponselku berdering. Sudah pukul 22.33. Aku agak ragu melihat angka-angka yang muncul pada monitor ponsel. Aku jadi teringat sesuatu. Sesuatu yang sudah terasa jauh. Aku merasa seperti mengulang situasi 2 tahun silam. Nomor yang sama mengirimkan panggilan ke ponselku, tepat pada jam yang sama. Seperti yang sering aku lewati malam demi malam pada 2 tahun yang lalu. Aku rasa itu sudah lama sekali. Sepertinya sudah jauh sekali. Setelah aku berfikir untuk menghapus nomor itu. Dan memang sudah aku hapus. Tapi ketika saat ini tiba-tiba nomor itu mengirimkan panggilan lagi, aku masih ingat semua angkanya. Ada apa? Mengapa datang lagi. Setelah mengatakan terlalu banyak perbedaan. Setelah bilang, itu hanya akan membuat kami saling menyakiti.

"Apa kabar…?", suara itu menyapa, masih seperti dulu. Hanya saja, sekarang terdengar agak ragu. Perjalanan waktu akan membuat orang menjadi takut.

"Baik. Ada apa?". Aku selalu ingat kata-kata terakhir yang aku dengar dari mulutnya. Di depan itu, di teras rumah, aku hampir tidak percaya dia membicarakan itu. Tidak ada jarak yang pantas diseberangi lagi. Usaha ini hanya akan berakhir sia-sia. Sekuat apa pun itu dilakukan.

Hampir semalaman aku merenung dalam rasa sedih, dalam kecewa yang belum pernah aku kira seperti itu rasanya. Tuhan, mengapa selalu saja ada orang yang mudah begitu saja untuk putus asa? Hampir tidak punya keyakinan, kesungguhan. Apa yang dia fikir tentang perasaan ini. Mengapa tidak sanggup untuk bersungguh-sungguh memperjuangkannya. Aku berhadapan dengan laki-laki yang tidak pernah yakin bisa memiliki apa yang diinginkan.

Aku dengar tarikan nafas dari seberang sana. Pertanyaanku tadi pasti terdengar tak acuh. Aku tidak perlu kasihan lagi. Aku tidak perlu iba pada laki-laki yang tidak punya keyakinan. Tidak punya kesungguhan.

"Aku disini. Ada tugas dari kantor yang aku kerjakan disini". Dia menjawab pelan.

Ada disini? Di kota ini?

"Tidak ada yang bisa kesini selain aku. Mereka bilang, aku yang dianggap paling paham situasi disini. Untuk membuka ulang kesepakatan yang dulu pernah kami buat dengan pemda. Aku tahu kamu tidak tanya itu. Tapi mudah-mudahan itu terdengar bisa jadi alasan yang wajar untuk membuatku datang kesini".

"Lalu menelepon aku?", aku tetap merasa dia sengaja memilih dirinya untuk datang ke kota ini.

"Hanya nomor ini yang aku punya".

Hanya nomor ini? Lima tahun dia pernah di kota ini, dan hanya nomor ponselku yang dia punya. Mestinya ini jadi mengharukanku. Tidak, itu rasa percaya yang terlalu naif. Aku bukan diriku dua tahun yang lalu.

Dua tahun yang lalu itu memang saat-saat yang pernah terasa begitu berarti. Ada rencana demi rencana yang kelak ingin diwujudkan. Aku masih ingat, aku seperti tidur diatas rencana-rencana kami itu. Setiap perjumpaan yang terjadi, selalu untuk saling meyakinkan. Untuk saling menguatkan. Itu membuat genggaman tangan terasa semakin erat dan hangat. Hingga datangnya hari yang membuatku seperti dibuang ke jurang yang terlalu dalam. Membuat hari-hari selanjutnya terasa hanya untuk menghabiskan waktu.

"Sudah malam. Aku terlewat jam tidurku". Dan…, klik, sambungan aku putuskan.

Aku perlu waktu untuk memahami setiap keinginan. Aku hanya ingin tahu bahwa aku masih punya hari-hari sendiri. Aku hanya ingin bisa memilih jalan yang akan aku lalui. Tanpa harus merasa taku jika ada yang meninggalkan aku. Cuma karena alasan perbedaan. Perbedaan yang terlalu banyak yang hanya akan jadi penyebab untuk saling menyakiti. Aku hanya ingin suatu hari nanti punya kesempatan untuk berjumpa dengan orang yang memiliki kesungguhan. Orang yang tidak mengatakan apapun selain sesuatu yang sudah siap ia lakukan.


Pulsagram, Bisnis Pulsa Elektronik
Cara paling mudah menjalankan bisnis pulsa elektronik. Menguntungkan dan dapat diandalkan.

Komisi Gratis, Program Bisnis Online Yang Serba Gratis
Program Bisnis Online yang 100% gratis. Tapi tetap saja memberikan keuntungan.

tulisan terbaru dengan kategori yang sama :


 

KLIK DISINI UNTUK KEMBALI KEATAS

yang ada hanya tulisan tentang hari-hariku. Ada ceria, ada renungan, ada impian, dan.....ada cinta.